PDIP Menetapkan Bayar 5 Juta Untuk Psikotes Calon Gubernur DKI

PDIP Menetapkan Bayar 5 Juta Untuk Psikotes Calon Gubernur DKI

Beritahok.Com – Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengakui, 34 akan calon yang mendaftarkan diri menjadi akan calon gubernur DKI Jakarta melewati PDIP wajib menyerahkan uang sekualitas Rp 5 juta. Hasto langsung meluruskan bahwa uang itu hanya untuk anggaran test psikologi.

“PDIP sejak dulu gotong-royong. Dalam fit and proper test, melibatkan pakar psikologi, dari situ ada anggaran dari yang diberbagi para calon. Langsung diberbagi terhadap Assessment center himpunan para pakar psikologi. Assessment diperbuat melewati metodologi khusus,” kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (11/5).

Hasto mengklaim, uang registrasi dari akan calon tidak sedikitpun masuk ke kas partainya. “PDIP tidak ambil keuntungan sedikitpun kecuali untuk bisakan data objektif terkait potret kepribadian, integritas manajerial berakhirkan persoalan,” tuturnya.

Ditemui terpisah, Yusril Ihza Mahendra mengaku tidak persoalan wajib membayar uang registrasi Rp 5 juta. Menurutnya, persoalan itu tidak butuh dibesarkan. Karena lebih tidak sedikit perpersoalanan Jakarta yang wajib dipikirkan.

“Saya kira ada tidak sedikit faktor yang jauh lebih sulit daripada itu. Itu lebih tidak sedikit gosipnya daripada substansi,” ungkap Yusril.

Bakal calon lainnya yakni wanita emas, Hasnaeni juga berpendapat registrasi tersebut faktor wajar. “Tidak keberatan. Itu wajar saja, itu sumbangan psikotes bukan diambil untuk partai,” kata Hasnaeni Moein sambil memamerkan bros berbentuk bunga yang dibelinya dari Prancis.

Semacam diketahui sebelumnya, kader PKB yang pernah menjadi calon legislatif dari Dapil Riau II Hasniati, mengaku mengundurkan diri dari persaingan akan calon Pilgub DKI yang diusung PDIP. Karena pengunduran diri itu ialah syarat wajib registrasi sebesar Rp 5 juta.

“Saya mengundurkan diri membayar administrasi 5 juta. Sementara enggak ada konfirmasi awal. Sama saja menyuruh kami korupsi. Baru lamaran kerja sama telah disuruh membayar Rp 5 juta,” kata Hasniati di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (11/5).

Setiap akan calon mempunyai hak untuk mengikuti seluruh proses penjaringan. Tetapi terbuka kemungkinan untuk mundur.

Incoming search terms:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*