Fahira Idris Tantang Ahok Untuk Menunjukkan Minimarket Jual Bir

Fahira Idris Tantang Ahok Untuk Menunjukkan Minimarket Jual Bir - Beritahok.com

Fahira Idris Tantang Ahok Untuk Menunjukkan Minimarket Jual Bir - Beritahok.com

Beritahok.com – Pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang memperbolehkan mini market menjual miras golongan A (bir dan sejenisnya) mendapat kritikan dari Wakil Ketua Komite III DPD RI Fahira Idris. Fahira pun mempertanyakan dasar hukum dari pernyataan Ahok tersebut.

“Saya minta beliau tunjukkan pasal mana dalam Perda Ketertiban Umum yang membolehkan minimarket jual bir?” ujarnya di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (25/5).

Ketua Gerakan Nasional Anti Miras (Genam) ini menyarankan supaya Ahok berkonsultasi lebih dahulu ke Biro Hukum Pemprov DKI Jakarta sebelum melempar penyataan ke media soal regulasi miras. “Jadi tak keliru dan membikin warga resah,” kata Fahira. Senator asal Jakarta ini pun meminta Ahok mencabut pernyataan yang berbicara mini market boleh menjual bir.

Dia berkata, salah satu argumen terbitnya Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendag) Nomor 06 Tahun 2015 yang melarang minimarket menjual bir merupakan sebab mini market di Indonesia letaknya berada di permukiman. Sesuai Permendag Nomor 20 Tahun 2014, ada 10 lokasi yang dilarang keras meperbuat aktivitas penjualan miras, salah satunya di permukiman.

Jadi, menurut dia, tak ada argumen dan dasar hukum bagi Ahok mengizinkan minimarket menjual miras. “Kalau tetap ngotot, kami bakal lawan. Sehingga jangan coba-coba keluarkan izin,” ucap Fahira.

Wajibnya, kata Fahira, sekarang Pemprov DKI fokus pada perbuatan pelanggaran yang tetap tak sedikit diperbuat bar, restoran, dan di lokasi-lokasi wisata. Tidak hanya tetap tak sedikit dari mereka yang tak punya surat keterangan penjual minuman golongan A (SKP-A) alias surat keterangan penjual langsung minuman golongan A (SKPL-A), mereka juga tetap menjual miras terhadap siapa saja tanpa mengecek bukti diri pembeli, telah di atas 21 tahun alias belum.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*