Duterte Presiden Filipina Hapus Operasi Judi Online

Duterte Presiden Filipina Hapus Operasi Judi Online - Beritahok.com

Duterte Presiden Filipina Hapus Operasi Judi Online - Beritahok.com

Beritahok.comBerantas Judi Online, Narkoba dan Korupsi! ini adalah motto baru presiden Filipina  Duterte yang ke- 16. yang telah menggantikan presiden sebelumnya Benigno S. Aquino III. 1 Juli merupakan hari pertama presiden Duterte menjawab dengan lantang dan tanpa adanya ragu akan memberantas semua Judi Online, Narkoba dan Korupsi! dari negara kepulauan Filipina. Negara Filipina yang memiliki populasi 102,645,000 dan berada di urutan terbesar nomer 12 di dunia ini dipimpin oleh politisi dan sekaligus mantan walikota Davao City.

Presiden Duterte juga telah menyiapkan layanan 24 jam, dan yang paling menjadikan momok besar adalah mencabut ijin operasi Judi Online yang telah banyak di Negara Kepulauan Filipina yang telah banyak terdapat di Negara yang dicintainya tersebut. Dan semua ini akan dimulai dari Davao City karena Duterte sebelumnya pernah menjabar sebagai Wakil Walikota dan Walikota yang terletak di sebelah selatan Philipinas Island.

Duterte juga sempat menanyakan cara mengenakan pajak untuk mereka yang transaksi Online tersebut. “Meskipun kita bisa mengenakan Pajak, saya Hanya tidak ingin seluruh Philipina dikuasi oleh Kartel Perjudian Online yang bisa merusak anak bangsa kami” tutur Presiden duterte di tengah tengah wawancaranya. dan beliau menambahkan Judi Online harus di hentikan karena i tu sudah diluar batas kontrol PAGCOR. Pagcor sendiri merupakan kepanjangan dari Philipines Amusement and Gaming Corporation

Sebelumnya untuk para pembaca yang belum tau di Philipina ada perusanaan Judi Online besar disana dan bahkan sudah memiliki lisensi diantaranya, SBOBET, IBCBET / MAXBET, DEWIBOLA88, 188BET, M88, W88, IDN Play, KARTUCAPSA dan lain sebagainya. Perusahaan besar tersebut sudah mengeluarkan uang dengan jumlah tidak sedikit di negara kepulauan Filipina. hampir rata rata perusahaan Judi Online terbesar di Dunia ini memiliki markas di Filipina harus mencabut diri.

Lalu kemanakah perusahaan perushaan besar tersebut akan pindah pelabuhan ? KAMBOJA ? VIETNAM ? Atau bajkan MyanMar ? dan pastinya bukan INDONESIA yang yang juga sedang galak galaknya dalam memberantas hal yang serupa. Pemerintahan Duterte akan terang terangan menolak segala NEGOSIASI KORUPSI, NARKOBA dan JUDI ONLINE! Benarkah ? Kita tunggu berita selanjutnya !

Incoming search terms:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*