Akhirnya Keputusan Dishub Tentanf Kawasan 3 in 1 Dihapus

Akhirnya Keputusan Dishub Tentanf Kawasan 3 in 1 Dihapus

Beritahok.com – Pemprov DKI Jakarta diwakili Dinas Perhubungan masih pada keputusannya menghilangkan sistem 3 in 1, pengendalian kendaraan roda empat yang berpenumpang satu alias dua orang. Dishub berdalih, ada tidaknya 3 in 1 kemacetan masih terjadi.

“Hasil kajian serta masukan dari berbagai pihak, serta di ruas tersebut juga sedang diperbuat pembangunan MRT, simpang susun Semanggi, semakin juga ada penataan kawasan Sudirman-Thamrin yang tentu bakal berakibat kepada kemacetan,” jelas Kadis Perhubungan serta Transportasi, Andri Yansyah, saat dihubungi merdeka.com, Rabu (11/5).

“Pertimbangan-pertimbangan itulah yang kami ambil. Sehingga diterapkan alias tak diterapkannya 3 in 1, masih bakal berakibat kepada kemacetan. Makanya kami putuskan 3 in 1 kami hapus saja,” sambungnya.

Sejalan dengan penghapusan sistem tersebut, kata dia, pihaknya bakal mengebut persiapan sistem perjalanan berbayar alias electronic road pricing (ERP). Dirinya mengklaim, sistem ini dari semua pengerjaan infrastruktur nantinya bakal membikin kawasan Sudirman-Thamrin leluasa macet.

“Tapi implementasi dari penerapan ERP bakal kami percepat. Agar perpersoalanan kemacetan di Sudirman serta Thamrin dapat teratasi,” pungkasnya.

Keputusan ini bakal dikoordinasikan dengan Ditlantas Mapolda Metro Jaya. Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, bakal berjumpa dengan Dirlantas sore nanti.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*