Agen Judi Online Hanya Ahli Hukum Yang Bisa Menilai Tuntutan Ahok

Liputanahok.com - Agen Judi Online Hanya Ahli Hukum Yang Bisa Menilai Tuntutan Ahok

Liputanahok.com – Agen Judi Online Hanya Ahli Hukum Yang Bisa Menilai Tuntutan Ahok Ketua Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) Ma’ruf Amin meminta agar tuntutan terhadap Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang diduga telah menistakan agama Islam diwilayah para ahli hukum. Ia juga mengatakan jika soal tuntutan Ahok apakah terlalu ringan ataukah tidak, Seharus para ahli hukum yang bisa menilai.

Menurut saya ini. Yang harus bereaksi itu harusnya para ahli hukum. Apakah sesuai aturan-aturan hukum. Lalu yang kedua Ma’ruf juga menyerahkan kepada Masyarakat , apakah sudah dirasa adil ataukah belum terkait tuntutan Ahok. Dan yang terakhir juga lanjut Ma;ruf juga menyerahkan sepenuhnya kepada Tuhan. Yang ketiga ini kita serahkan kepada Allah SWT kalau ini benar ini supaya diberi pahala. Kalau tidak benar, supaya diberi hukuman Situs Judi Bola.

Namun, meskipun demikian Ma’ruf masih merasa heran dengan htuntutan Ahok ini, Ia mempertanyakan apa yang menjadi dasat dari tuntutan Ahok. Cuman bagi saya sendiri agak heran kenapa ? Apa yang dijadikan dasar tuntutan itu, pendapat siapa. pendapat MUI sendiri sudah jelas jika Ahok sudah menghina Alquran dan juga menghina para ulama Agen Judi Bola.

Pendapat NU secara resmi didalam saksi mengatakan hal yang sama, Ahok menghina Alquran dan Menghina ulama bahkan dirambahkan memecahkan umat. Mehuammadiyah juga sama menghina dan sekarang dijadikan pendapat siapa. Itu saya yang menjadi pendapat saya Agen Judi Indonesia.

Sebelumnya terdakwa kasus dugaan penistaan Agama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau ahok dituntut dengan 1 tahun penjara dan juga 2 tahun masa percobaan. hal ini disebutkan jaksa penuntut umum. Ali Mukartono dalam sidang pembacaan tuntutan. Dengan ini kami meminta Majelis hakum menjatuhkan hukuman pidana kepada basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yaitu 1 tahun penjara dan juga 2 tahun masa percobaan Judi Online Indonesia.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*